Sirkel Plus, Sistem Informasi Respons Keluhan Jalan dan Jembatan di Kabupaten Lamongan
Sirkel Plus, Sistem Informasi Respons Keluhan Jalan dan Jembatan di Kabupaten Lamongan (Foto: Dinas PU Bina Marga Kabupaten Lamongan menghadirkan Sirkel Plus, kanal digital untuk menampung dan merespons keluhan warga terkait kondisi jalan dan jembatan. Foto: Dinas PU Bina Marga Kabupaten Lamongan.)
Kerusakan jalan berlubang, retakan aspal, hingga jembatan yang butuh perbaikan menjadi keluhan yang kerap disampaikan warga. Kanal pengaduan yang mu...
Kerusakan jalan berlubang, retakan aspal, hingga jembatan yang butuh perbaikan menjadi keluhan yang kerap disampaikan warga. Kanal pengaduan yang mudah diakses menjadi kebutuhan agar laporan dapat ditindaklanjuti dengan cepat. Menjawab kebutuhan tersebut, Dinas PU Bina Marga Kabupaten Lamongan menghadirkan Sirkel Plus, kependekan dari Sistem Informasi Respon Keluhan Jalan dan Jembatan untuk Semua.
Sirkel Plus dirancang sebagai
kanal digital yang memungkinkan warga melaporkan kondisi jalan dan jembatan
secara cepat dan mudah. Melalui aplikasi atau formulir daring, warga dapat
menyampaikan laporan lengkap dengan lokasi, foto, dan deskripsi singkat mengenai
kerusakan yang ditemui.
Setelah laporan masuk, admin
memverifikasi data dan meneruskannya kepada bidang teknis untuk penjadwalan
penanganan. Pelapor menerima informasi mengenai status penanganan sehingga
proses menjadi lebih transparan dan dapat dipantau bersama.
Data laporan yang terhimpun juga
menjadi bahan analisis bagi Dinas PU Bina Marga dalam menyusun prioritas
perbaikan tahunan. Ruas jalan dengan tingkat aduan tertinggi mendapat perhatian
lebih agar penanganan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan wilayah.
Sirkel Plus dilengkapi dengan
mekanisme prioritas berdasarkan tingkat urgensi dan volume lalu lintas.
Kerusakan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan mendapat penanganan lebih
cepat, sementara laporan lain diselesaikan sesuai urutan dan ketersediaan sumber
daya.
Dinas PU Bina Marga juga
memanfaatkan Sirkel Plus untuk mengedukasi warga mengenai penyebab kerusakan
jalan dan langkah pencegahan sederhana. Melalui kolaborasi dengan pemerintah
desa, warga diingatkan untuk tidak membuang air limbah ke bahu jalan, tidak
melebihi tonase kendaraan, dan menjaga kebersihan saluran drainase.
Sirkel Plus juga menjadi bagian
dari komitmen Dinas PU Bina Marga Kabupaten Lamongan menghadirkan pelayanan
yang lebih ramah warga. Sistem digital ini menempatkan warga sebagai mitra
pemantauan yang memiliki peran penting dalam menjaga kondisi infrastruktur.
Sinergi antara pemerintah dan warga inilah yang diharapkan mempercepat
perbaikan jalan dan jembatan di berbagai wilayah kabupaten.
Melalui Sirkel Plus, Dinas PU
Bina Marga Kabupaten Lamongan berupaya menghadirkan pelayanan infrastruktur
yang lebih responsif dan partisipatif. Inovasi ini memperkuat peran warga
sebagai mitra pemantauan kondisi jalan sekaligus mempercepat perbaikan fasilitas
publik yang menjadi kebutuhan sehari-hari.