PORTAL WIRAKARTA FINANCE Kembali ke Beranda
ekonomi

Ekonomi Palembang Tumbuh 5,91 Persen, Ratu Dewa Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Oleh Administrator 09 June 2026
Ekonomi Palembang Tumbuh 5,91 Persen, Ratu Dewa Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ekonomi Palembang Tumbuh 5,91 Persen, Ratu Dewa Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 (Foto: sumselupdate.com)

Ekonomi Palembang Tumbuh 5,91 Persen, Ratu Dewa Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Palembang, Sumselupdate.com – Di tengah pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,91 persen pada Triwulan I-2026, Pemerintah Kota Palembang menegaskan komitmennya untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) yang berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026.Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan sensus ekonomi menjadi instrumen penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis data.Read More7 Wilayah di Indonesia, Muba Dipilih Jadi Contoh Kesiapan Administrasi RegsosekTerkendala Pelaku Usaha, Sensus Ekonomi di Mura DiperpanjangBPS OKU Akui Sulit Sensus Pengusaha Lantaran Diduga Takut Kena Pajak Menurutnya, seluruh pelaku usaha di Palembang diharapkan berpartisipasi aktif, mulai dari perusahaan besar, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pedagang kaki lima, hingga pelaku ekonomi kreatif.“Data valid dari Sensus Ekonomi 2026 sangat kita butuhkan. Sensus ini bukan sekadar mencatat identitas usaha, melainkan memotret karakteristik penting seperti pemanfaatan teknologi digital, sertifikasi halal, hingga potensi usaha kreatif. Inilah yang akan menjadi panduan kami dalam merancang program pemberdayaan ekonomi yang efektif,” ujar Ratu Dewa, Selasa (9/6/2026).Komitmen tersebut didukung capaian ekonomi Palembang yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Triwulan I-2026, ekonomi Palembang tumbuh 5,91 persen secara year-on-year (yoy).Angka tersebut menempatkan Palembang sebagai salah satu dari tiga daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera Selatan bersama Pagar Alam dan OKU Timur.Ratu Dewa mengajak seluruh pelaku usaha untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan data yang akurat. Ia juga memastikan seluruh informasi yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan perundang-undangan.“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Jangan takut atau ragu. Data ini dilindungi undang-undang dan digunakan murni untuk kemajuan ekonomi nasional serta kesejahteraan masyarakat Palembang dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.Ia optimistis data yang akurat akan membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Palembang, Edi Subeno, menjelaskan pertumbuhan ekonomi Palembang terjadi hampir di seluruh sektor usaha.Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 9,36 persen. Disusul sektor Jasa Pendidikan sebesar 9,09 persen, serta sektor Informasi dan Komunikasi dan Real Estate yang masing-masing tumbuh 8,15 persen.“Tujuan utama sensus ini menyediakan data dasar yang menyeluruh untuk mencerminkan struktur perekonomian yang utuh, mulai dari karakteristik usaha hingga isu lingkungan,” jelas Edi.Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang lebih komprehensif guna mendukung perencanaan pembangunan, penguatan sektor usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(**) Bantu Kami untuk BerkembangMari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan sensus ekonomi menjadi instrumen penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis data.

Menurutnya, seluruh pelaku usaha di Palembang diharapkan berpartisipasi aktif, mulai dari perusahaan besar, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pedagang kaki lima, hingga pelaku ekonomi kreatif.“Data valid dari Sensus Ekonomi 2026 sangat kita butuhkan. Sensus ini bukan sekadar mencatat identitas usaha, melainkan memotret karakteristik penting seperti pemanfaatan teknologi digital, sertifikasi halal, hingga potensi usaha kreatif. Inilah yang akan menjadi panduan kami dalam merancang program pemberdayaan ekonomi yang efektif,” ujar Ratu Dewa, Selasa (9/6/2026).Komitmen tersebut didukung capaian ekonomi Palembang yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Triwulan I-2026, ekonomi Palembang tumbuh 5,91 persen secara year-on-year (yoy).Angka tersebut menempatkan Palembang sebagai salah satu dari tiga daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera Selatan bersama Pagar Alam dan OKU Timur.Ratu Dewa mengajak seluruh pelaku usaha untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan data yang akurat. Ia juga memastikan seluruh informasi yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan perundang-undangan.“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Jangan takut atau ragu. Data ini dilindungi undang-undang dan digunakan murni untuk kemajuan ekonomi nasional serta kesejahteraan masyarakat Palembang dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.Ia optimistis data yang akurat akan membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Palembang, Edi Subeno, menjelaskan pertumbuhan ekonomi Palembang terjadi hampir di seluruh sektor usaha.Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 9,36 persen. Disusul sektor Jasa Pendidikan sebesar 9,09 persen, serta sektor Informasi dan Komunikasi dan Real Estate yang masing-masing tumbuh 8,15 persen.“Tujuan utama sensus ini menyediakan data dasar yang menyeluruh untuk mencerminkan struktur perekonomian yang utuh, mulai dari karakteristik usaha hingga isu lingkungan,” jelas Edi.Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang lebih komprehensif guna mendukung perencanaan pembangunan, penguatan sektor usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(**) Bantu Kami untuk BerkembangMari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!

“Data valid dari Sensus Ekonomi 2026 sangat kita butuhkan. Sensus ini bukan sekadar mencatat identitas usaha, melainkan memotret karakteristik penting seperti pemanfaatan teknologi digital, sertifikasi halal, hingga potensi usaha kreatif. Inilah yang akan menjadi panduan kami dalam merancang program pemberdayaan ekonomi yang efektif,” ujar Ratu Dewa, Selasa (9/6/2026).Komitmen tersebut didukung capaian ekonomi Palembang yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Triwulan I-2026, ekonomi Palembang tumbuh 5,91 persen secara year-on-year (yoy).Angka tersebut menempatkan Palembang sebagai salah satu dari tiga daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera Selatan bersama Pagar Alam dan OKU Timur.Ratu Dewa mengajak seluruh pelaku usaha untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan data yang akurat. Ia juga memastikan seluruh informasi yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan perundang-undangan.“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Jangan takut atau ragu. Data ini dilindungi undang-undang dan digunakan murni untuk kemajuan ekonomi nasional serta kesejahteraan masyarakat Palembang dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.Ia optimistis data yang akurat akan membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Palembang, Edi Subeno, menjelaskan pertumbuhan ekonomi Palembang terjadi hampir di seluruh sektor usaha.Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 9,36 persen. Disusul sektor Jasa Pendidikan sebesar 9,09 persen, serta sektor Informasi dan Komunikasi dan Real Estate yang masing-masing tumbuh 8,15 persen.“Tujuan utama sensus ini menyediakan data dasar yang menyeluruh untuk mencerminkan struktur perekonomian yang utuh, mulai dari karakteristik usaha hingga isu lingkungan,” jelas Edi.Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang lebih komprehensif guna mendukung perencanaan pembangunan, penguatan sektor usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(**) Bantu Kami untuk BerkembangMari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!

Komitmen tersebut didukung capaian ekonomi Palembang yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Triwulan I-2026, ekonomi Palembang tumbuh 5,91 persen secara year-on-year (yoy).Angka tersebut menempatkan Palembang sebagai salah satu dari tiga daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera Selatan bersama Pagar Alam dan OKU Timur.Ratu Dewa mengajak seluruh pelaku usaha untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan data yang akurat. Ia juga memastikan seluruh informasi yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan perundang-undangan.“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Jangan takut atau ragu. Data ini dilindungi undang-undang dan digunakan murni untuk kemajuan ekonomi nasional serta kesejahteraan masyarakat Palembang dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.Ia optimistis data yang akurat akan membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Palembang, Edi Subeno, menjelaskan pertumbuhan ekonomi Palembang terjadi hampir di seluruh sektor usaha.Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 9,36 persen. Disusul sektor Jasa Pendidikan sebesar 9,09 persen, serta sektor Informasi dan Komunikasi dan Real Estate yang masing-masing tumbuh 8,15 persen.“Tujuan utama sensus ini menyediakan data dasar yang menyeluruh untuk mencerminkan struktur perekonomian yang utuh, mulai dari karakteristik usaha hingga isu lingkungan,” jelas Edi.Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang lebih komprehensif guna mendukung perencanaan pembangunan, penguatan sektor usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(**) Bantu Kami untuk BerkembangMari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!

Angka tersebut menempatkan Palembang sebagai salah satu dari tiga daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera Selatan bersama Pagar Alam dan OKU Timur.Ratu Dewa mengajak seluruh pelaku usaha untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan data yang akurat. Ia juga memastikan seluruh informasi yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan perundang-undangan.“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Jangan takut atau ragu. Data ini dilindungi undang-undang dan digunakan murni untuk kemajuan ekonomi nasional serta kesejahteraan masyarakat Palembang dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.Ia optimistis data yang akurat akan membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Palembang, Edi Subeno, menjelaskan pertumbuhan ekonomi Palembang terjadi hampir di seluruh sektor usaha.Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 9,36 persen. Disusul sektor Jasa Pendidikan sebesar 9,09 persen, serta sektor Informasi dan Komunikasi dan Real Estate yang masing-masing tumbuh 8,15 persen.“Tujuan utama sensus ini menyediakan data dasar yang menyeluruh untuk mencerminkan struktur perekonomian yang utuh, mulai dari karakteristik usaha hingga isu lingkungan,” jelas Edi.Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang lebih komprehensif guna mendukung perencanaan pembangunan, penguatan sektor usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(**) Bantu Kami untuk BerkembangMari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!

Ratu Dewa mengajak seluruh pelaku usaha untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan data yang akurat. Ia juga memastikan seluruh informasi yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan perundang-undangan.“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Jangan takut atau ragu. Data ini dilindungi undang-undang dan digunakan murni untuk kemajuan ekonomi nasional serta kesejahteraan masyarakat Palembang dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.Ia optimistis data yang akurat akan membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Palembang, Edi Subeno, menjelaskan pertumbuhan ekonomi Palembang terjadi hampir di seluruh sektor usaha.Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 9,36 persen. Disusul sektor Jasa Pendidikan sebesar 9,09 persen, serta sektor Informasi dan Komunikasi dan Real Estate yang masing-masing tumbuh 8,15 persen.“Tujuan utama sensus ini menyediakan data dasar yang menyeluruh untuk mencerminkan struktur perekonomian yang utuh, mulai dari karakteristik usaha hingga isu lingkungan,” jelas Edi.Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang lebih komprehensif guna mendukung perencanaan pembangunan, penguatan sektor usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(**) Bantu Kami untuk BerkembangMari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!

“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Jangan takut atau ragu. Data ini dilindungi undang-undang dan digunakan murni untuk kemajuan ekonomi nasional serta kesejahteraan masyarakat Palembang dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.Ia optimistis data yang akurat akan membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Palembang, Edi Subeno, menjelaskan pertumbuhan ekonomi Palembang terjadi hampir di seluruh sektor usaha.Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 9,36 persen. Disusul sektor Jasa Pendidikan sebesar 9,09 persen, serta sektor Informasi dan Komunikasi dan Real Estate yang masing-masing tumbuh 8,15 persen.“Tujuan utama sensus ini menyediakan data dasar yang menyeluruh untuk mencerminkan struktur perekonomian yang utuh, mulai dari karakteristik usaha hingga isu lingkungan,” jelas Edi.Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang lebih komprehensif guna mendukung perencanaan pembangunan, penguatan sektor usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(**) Bantu Kami untuk BerkembangMari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!

Ia optimistis data yang akurat akan membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Palembang, Edi Subeno, menjelaskan pertumbuhan ekonomi Palembang terjadi hampir di seluruh sektor usaha.Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 9,36 persen. Disusul sektor Jasa Pendidikan sebesar 9,09 persen, serta sektor Informasi dan Komunikasi dan Real Estate yang masing-masing tumbuh 8,15 persen.“Tujuan utama sensus ini menyediakan data dasar yang menyeluruh untuk mencerminkan struktur perekonomian yang utuh, mulai dari karakteristik usaha hingga isu lingkungan,” jelas Edi.Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang lebih komprehensif guna mendukung perencanaan pembangunan, penguatan sektor usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(**) Bantu Kami untuk BerkembangMari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Palembang, Edi Subeno, menjelaskan pertumbuhan ekonomi Palembang terjadi hampir di seluruh sektor usaha.Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 9,36 persen. Disusul sektor Jasa Pendidikan sebesar 9,09 persen, serta sektor Informasi dan Komunikasi dan Real Estate yang masing-masing tumbuh 8,15 persen.“Tujuan utama sensus ini menyediakan data dasar yang menyeluruh untuk mencerminkan struktur perekonomian yang utuh, mulai dari karakteristik usaha hingga isu lingkungan,” jelas Edi.Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang lebih komprehensif guna mendukung perencanaan pembangunan, penguatan sektor usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(**) Bantu Kami untuk BerkembangMari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!

Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 9,36 persen. Disusul sektor Jasa Pendidikan sebesar 9,09 persen, serta sektor Informasi dan Komunikasi dan Real Estate yang masing-masing tumbuh 8,15 persen.“Tujuan utama sensus ini menyediakan data dasar yang menyeluruh untuk mencerminkan struktur perekonomian yang utuh, mulai dari karakteristik usaha hingga isu lingkungan,” jelas Edi.Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang lebih komprehensif guna mendukung perencanaan pembangunan, penguatan sektor usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(**) Bantu Kami untuk BerkembangMari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!

“Tujuan utama sensus ini menyediakan data dasar yang menyeluruh untuk mencerminkan struktur perekonomian yang utuh, mulai dari karakteristik usaha hingga isu lingkungan,” jelas Edi.Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang lebih komprehensif guna mendukung perencanaan pembangunan, penguatan sektor usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(**) Bantu Kami untuk BerkembangMari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang lebih komprehensif guna mendukung perencanaan pembangunan, penguatan sektor usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(**) Bantu Kami untuk BerkembangMari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!

(**) Bantu Kami untuk BerkembangMari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!

DPRD Sumsel Tetapkan Tujuh Nama Calon Komisioner KPID yang Lolos ‘Fit and Proper Tes’, Berikut Nama-namanya

Lantik Pegawai Fungsional dan CASN, Kakanwil Kemenkum Sumsel Minta Jajaran Pegang Teguh Tata Nilai BerAKHLAK

Di Balik Nama Unik Sumur Cantik, SKK Migas Kejar Target Produksi 610 Ribu Barel dan Dongkrak DBH Daerah

Sejumlah Pedagang Pasar Sekip Ujung Kecewa Direlokasi, Perumda Pasar: Kami Siapkan Tempat

Hari Ini 23 Ribu ASN dan 52 Pejabat di Palembang Terima Gaji ke-13, Ini Jadwalnya

Perkuat Budaya Kerja dan Akuntabilitas Kinerja, Apel Pagi Kemenkum Sumsel Tekankan Disiplin dan Kesiapan Data Dukung

Pelayanan di RSUP Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang kembali disorot. Pasien BPJS Kesehatan mengeluhkan adanya ‘dua wajah’ layanan, di mana kenyamanan hanya bisa dirasakan jika bersedia merogoh kocek tambahan ratusan ribu rupiah.

Informasi Sumber & Rilis Berita

Media Asal: sumselupdate.com

Atribusi: sumselupdate.com

TAGS: #ekonomi